Artikel

Program Kartu Prakerja 2023 Sediakan Beasiswa Pelatihan Sesuai Kebutuhan Pasar Kerja

Memasuki tahun 2023, Program Kartu Prakerja menjalankan ‘Skema Normal’, artinya program ini tak lagi bersifat semi-bansos seperti yang sudah dilaksanakan sebelumnya sekak 2020 hingga 2022. Pada tahun ini, Program Kartu Prakerja fokus pada pengembangan keterampilan angkatan kerja. Beasiswa pelatihan dinaikkan, sementara insentif diturunkan. Secara total, jumlah nilai manfaat yang diterima peserta lebih tinggi dari sebelumnya, yakni dari Rp 3,5 juta menjadi Rp 4,2 juta.

Penjelasan itu disampaikan Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dalam dialog Kominfo Newsroom GPR TV, baru-baru ini.

“Karena program ini tidak lagi bersifat semi bansos, maka semua penerima bantuan sosial sebelumnya, apakah itu PKH, BPUM, BSU dan lain-lain sudah boleh mengikuti Program Kartu Prakerja,” kata Denni.

Dengan prioritas Program K

Polda Jabar Raih Penghargaan Menko Bidang Perekonomian untuk Penanganan Perkara Manipulasi Data

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Komite Cipta Kerja memberikan piagam penghargaan kepada jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat atas dedikasinya dalam mengungkap dan menangani perkara manipulasi data pribadi dalam pendaftaran Program Kartu Prakerja.

Penghargaan diserahkan oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan UMKM Kemenko Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pelaksana Program Kartu Prakerja Rudy Salahuddin kepada Polda Jabar di bawah kepemimpinan Irjen Pol Suntana. Selain kepada Kapolda, penghargaan juga diberikan kepada Wakapolda Jabar Brigjen Pol Bariza Sulfi, Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Pol Arif Rachman, Kasubdit I/Indag Ditreskrimsus AKBP Andry Agustiano dan Kanit 3 Subdit 1 Polda Jabar Kompol Suseno Adi Wibowo, pada acara yang berlangsung di Mapolda Jabar, Bandung, Kamis, 19 Januari 2023.

“Hatur nuhun pisan, terima kasih atas perhatian dan penghargaan terhadap kinerja Polda Jabar dari Kemenko Perekonomian, Komite Cipta Kerja dan Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja. Apresiasi ini mem

Kartu Prakerja 2023 Skema Normal: Dicari Lembaga Pelatihan Berkualitas Ikut Seleksi Penyedia Pelatihan Program Kartu Prakerja

Pemerintah memastikan Program Kartu Prakerja berlanjut pada tahun 2023 setelah pandemi Covid19 mereda. Program Kartu Prakerja kini fokus pada peningkatan kompetensi, produktivitas, kewirausahaan dan daya saing angkatan kerja. Program ini memberi saldo bantuan pelatihan secara langsung kepada peserta untuk skilling, reskilling, dan upskilling keterampilan peserta melalui ekosistem pelatihan online dan offline. Pembukaan gelombang pertama skema normal (gelombang 48) akan dilakukan pada triwulan 1 tahun 2023.

Untuk mendukung implementasi program, Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (MPPKP) mengajak lembaga pelatihan berkualitas seluruh Indonesia, yang pernah bergabung maupun yang belum, untuk menjadi bagian dari ekosistem Prakerja dengan ikut seleksi penyedia pelatihan. “Lembaga pelatihan silakan mengontak mitra platform digital Program Kartu Prakerja: SIAPKerja, BukaLapak, Tokopedia, Pintar, Kariermu dan Pijar Mahir untuk mengikuti proses seleksi,” k

Fokus Kembangkan Kompetensi Angkatan Kerja, Pemerintah Lanjutkan Kartu Prakerja 2023 dengan Skema Normal

Sebagai salah satu upaya strategis Pemerintah dalam mendorong peningkatan kompetensi angkatan kerja, Program Kartu Prakerja saat ini telah berhasil menjangkau hingga 16,4 juta penerima manfaat. Antusiasme masyarakat terhadap Program Kartu Prakerja selama tahun 2022 lalu juga mendorong Pemerintah untuk dapat terus melanjutkan program tersebut pada tahun 2023.

Dalam Keterangan Pers usai memimpin Rapat Komite Cipta Kerja mengenai Rencana Pelaksanaan Program Kartu Prakerja Skema Normal Tahun 2023, Kamis (5/01), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan bahwa Program Kartu Prakerja akan dilanjutkan pada tahun 2023 dengan target capaian hingga 1 juta penerima. Pada tahap awal, anggaran akan dialokasikan sebesar Rp2,67 triliun untuk mencapai target sebanyak 595 ribu orang. Sedangkan, untuk sisa target sebesar 405 ribu orang, Pemerintah akan mengajukan tambahan kebutuhan anggaran sebesar Rp1,7 triliun.

“Program Kartu Prakerja berlanjut pada tahun 2023 dengan pelaksanaan skema normal yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2

Inovasi Skala Massif Kartu Prakerja Mengatasi Masalah Angkatan Kerja Indonesia

Inovasi tanpa implementasi yang baik hanyalah berujung menjadi sebuah ide yang terdengar bagus tapi tidak terasa nyata dampaknya. Sama halnya ketika menghasilkan ide inovatif akan menjadi gagasan mengambang tanpa didasari masalah konkret yang dirasakan oleh pasar yang mau kita tuju. Program Kartu Prakerja menjadi program inovasi pemerintah di kala pandemi yang berhasil menyelesaikan masalah ketenagakerjaan di Indonesia dengan skala massif.

Direktur Pemantauan dan Evaluasi Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Cahyo Prihadi menyampaikan hal itu pada Ngobrol Seru Magister-Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada bertopik ‘Inovasi Pelayanan Publik: Program Kartu Prakerja’, Selasa, 13 Desember 2022. Pada kesempatan ini, Cahyo menjadi narasumber bersama Dosen Program Studi Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan Achmad Djunaedi.

Sebelum berhasil menjalankan misi peningkatan keterampilan sekaligus menjadi pen

Tren Freelancer, Pilihan Jadi Profesional Tanpa Ikatan

Jadi freelancer alias pekerja lepas kini menjadi salah satu pilihan dalam berkarir. Opsi sebagai freelancer kian diminati banyak orang dari berbagai bidang karena dapat bekerja secara fleksibel tanpa harus terikat pada perusahaan. Apa sih definisi pekerja lepas, kemampuan yang perlu dimiliki, serta potensi besar di masa depan? Serta bagaimana testimoni pekerja lepas yang enjoy dalam pilihan ini?

Freelancer adalah orang yang bekerja untuk dirinya sendiri, umumnya bekerja dalam jangka pendek. Seorang freelancer tidak perlu datang ke kantor, sehingga dapat bekerja di manapun atau secara remote working

Dalam h

Dampak Kartu Prakerja Turut Dirasakan Penyandang Disabilitas

Pada 3 Desember 2022 lalu diperingati sebagai Hari Disabilitas Internasional. Di Indonesia menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, saat ini ada kurang lebih 17 juta disabilitas berusia produktif yang artinya juga termasuk dalam angkatan kerja. Namun, hanya 7,6 juta disabilitas yang saat ini bekerja. Angka yang masih perlu ditingkatkan ini juga menjadi cerminan atas tingkat pendidikan disabilitas di Indonesia yang masih kurang dalam pencapaian pendidikan tinggi.


Pada tahun 2020 saja, data BPS menunjukkan penyandang disabilitas yang tidak pernah sekolah mencapai 20,51%. Sementara disabilitas yang tidak tamat sekolah dasar (SD), yakni 29,35% dan disabilitas yang lulus dari perguruan tinggi (PT) hanya sebesar 3,38%.

Meski tidak disiapkan sedari awal sebagai program yang mengampu pendidikan disabilitas, nyatanya Program Kartu Prakerja turut dirasakan para penerima disabilitas. Data Survei Evaluasi penerima Kartu Prakerja tahun 2020-2022 menunjukkan 90% penerima disabilitas merasakan skilling, 90% merasakan reskilling, dan 88% merasakan upski

Roadmap Besar Mengejar 2 Juta Tenaga Profesional Bidang IT untuk Indonesia 

Akselerasi tren digitalisasi di Indonesia yang diwarnai menjamurnya perusahaan rintisan (start-up) berbasis teknologi memberikan warna baru bagi perkembangan industrialisasi di tanah air dalam 1 dekade terakhir. Maraknya perusahaan startup macam GoJek, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Tiket.com, Traveloka, dan lain-lain otomatis membutuhkan banyak sumber daya manusia bidang information technology (IT) yang tak hanya siap pakai, tapi juga benar-benar memiliki kompetensi untuk beradaptasi di fenomena baru pasar kerja ini.

“Dalam tiga tahun terakhir. lowongan pekerjaan sektor IT selalu berada pada posisi tiga besar bila dibandingkan dengan profesi bidang lainnya. Fakta ini terungkap pada statistik lowongan yang ada pada empat job portal yang menjadi mitra Program Kartu Prakerja,” kata Direktur Operasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Hengki Sihombing saat menjadi salah satu pembicara pada ‘Indonesia Tech Summit 2022’ yang digelar Lembaga Pelatihan Praktikum, Sabtu, 10 Desember 2022.

Ikuti Survei Dampak Program Kartu Prakerja, Dapatkan Insentif Rp 100.000 untuk 385 Responden Pertama

Halo, Sobat Prakerja!

Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (MPPKP) bekerja sama dengan Centre for Innovation and Governance (CIPG) dan Asian Development Bank (ADB) merilis survei daring (online) untuk penerima Kartu Prakerja. Survei ini  bertujuan untuk memahami dampak program Kartu Prakerja sebagai salah satu program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan merupakan bagian dari studi “Penilaian Dampak Program Covid-19 Active Response and Expenditure Support (CARES) di Indonesia”. Southsea R&E adalah pihak yang ditunjuk sebagai pelaksana survei ini.

Bagi Sobat Prakerja yang menerima tautan survei melalui SMS atau pesan WhatsApp dari Southsea R&E, silakan menjawab dan menyelesaikan pengisian survei menggunakan laptop maupun Baca Selengkapnyaarrow

Dulu Dirumahkan, Natalia Jadi Content Creator Berkat Kartu Prakerja

Natalia tidak menyangka setelah dirumahkan sebagai dampak pandemi, ia dapat berkarya dan mendapatkan pendapatan melalui media sosial. Semua itu dialaminya setelah mendapatkan keterampilan baru melalui pelatihan Kartu Prakerja. 

Sebelum menjadi pembuat konten atau content creator di media sosial, dia pernah menjalani beberapa profesi seperti pegawai toko brand pakaian muslim populer di Jakarta dan bahkan pernah menjadi pekerja migran Indonesia di Hongkong sampai dengan 2018. 

Pada 2019, setelah pulang ke Tanah Air, dia akhirnya bekerja membantu pengelolaan rumah makan saudaranya di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. 

Namun, pandemi membuat akhirnya perempuan asal Kabupaten Subang itu akhirnya dirumahkan dan kembali menganggur. 

Ketika  berselancar di dunia maya untuk menemukan pekerjaan yang bisa membantu keuangan keluarganya dia menemukan berita soal P

Popy Berhasil Kuliah dan Wirausaha dengan Dorongan Kartu Prakerja

Ketika Ni Wayan Popy Widyantari mendaftar menjadi peserta Kartu Prakerja pada  2020 tidak disangka akan membantunya menjadi wirausaha hingga saat ini, meski awalnya hanya ingin mendapatkan insentif demi membantu keuangan keluarga. 

Di awal 2020 ketika kasus COVID-19 pertama terkonfirmasi di Indonesia, pemerintah langsung melakukan pembatasan mobilisasi masyarakat untuk menekan penyebaran infeksi yang lebih luas. Bali adalah salah satu yang terdampak  kebijakan itu ketika persyaratan penggunaan transportasi yang ketat membuat kunjungan wisatawan menurun.

Hal itu juga berdampak kepada keluarga Popy yang mengandalkan pemasukan sebagai pedagang, ketika terjadi penurunan daya beli di masyarakat karena berkurangnya pendapatan.

Di awal pandemi bahkan pernah ada masa ketika hanya tersisa cukup uang untuk membeli beras bagi keluarganya yang beranggotakan delapan orang.

Baca Selengkapnyaarrow

Yumna Tingkatkan Keterampilan Programmer dengan Kartu Prakerja

Sektor ketenagakerjaan menghadapi dampak ganda ketika COVID-19 muncul, tidak hanya di Indonesia tapi juga global. Pandemi yang masuk di Tanah Air menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah pengangguran dan sekaligus disrupsi yang mempercepat transformasi Revolusi Industri 4.0.

Tren bekerja dari rumah atau work from home yang muncul akibat pandemi mendorong perkembangan jenis pekerjaan digital. Di saat bersamaan muncul pekerjaan baru, ada pula jenis pekerjaan tradisional yang menjadi kurang relevan. 

Adanya disrupsi akibat pandemi juga ditambah dengan fakta masih terjadi ketidaksesuaian antara kebutuhan industri dan keterampilan angkatan kerja di Indonesia. 

Kartu Prakerja kemudian diluncurkan pada awal 2020 untuk membantu para pekerja Indonesia tidak hanya meningkatkan kemampuan mereka tapi juga memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh industri saat ini. 

Baca Selengkapnyaarrow

  • First
  • Previous
  • 1(current)
  • 2
  • 3
  • Next
  • Last

Yuk, persiapkan masa depanmu bersama-sama!

Daftar Sekarang

Halo, Sobat Prakerja.

Pilih menu berikut

Live Chat FeatureForm PengaduanHubungi Kami