Tips

8 Tips Sukses Wawancara Melalui Telepon Video

Bagikan

Feb 04, 2020

Perlu kamu ketahui, nih, gaes, yang namanya wawancara nggak selalu bertatap muka secara langsung, lho. Ada saatnya dimana kamu akan melakukan wawancara melalui media perantara antara kamu dan si pewawancara. Biasanya, saat ini kalau kamu nggak melakukan wawancara langsung, kamu bisa melakukan wawancara melalui telepon video.

Lho, emangnya kenapa, sih, kok bisa wawancara melalui telepon video? Kenapa nggak langsung saja? Well, setiap pewawancara pastinya memiliki jadwalnya tersendiri, dong. Kalau semisal sang pewawancara sedang sibuk dan hanya bisa wawancara melalui telepon video hal tersebut bisa banget dilakukan.

Selain itu, kalau kamu mencoba untuk melamar suatu beasiswa, kegiatan sukarelawan atau melamar suatu pekerjaan yang dimana kamu harus bertemu dengan user dari luar negeri, melakukan wawancara melalui telepon video pun sangat biasa dilakukan. Hal tersebut menjadi biasa dilakukan karena nggak mungkin, dong. User dari organisasi atau perusahaan tersebut harus datang untuk mewawancaraimu.

Dulu, ketika saya masih duduk di bangku kuliah, saya pernah melakukan wawancara melalui telepon video, nih, gaes. Saat itu, saya wawancara untuk mengikuti kegiatan sukarelawan di luar negeri. Nah, saya diwawancarai oleh orang yang berasal dari negeri yang akan saya tuju.

Agar kamu diterima bekerja di suatu perusahaan, diterima menjadi sukarelawan di suatu organisasi dan sebagainya, berikut tips sukses wawancara via telepon video yang bisa kamu ikut, gaes!

1. Cek ulang audio, kamera dan juga jaringan internet

Hal yang paling utama berpengaruh dalam kesuksesan wawancara via telepon video adalah perangkat-perangkat yang kamu gunakan seperti audio, kamera dan juga jaringan internet. Jangan sampai, wawancaramu berjalan nggak lancar karena permasalahan audio, kamera dan jaringan internet, ya.

Coba kamu bayangkan, agak menyebalkan, kan, ketika kamu melakukan wawancara tetapi tiba-tiba disconnected karena internetmu bermasalah. Contoh lainnya, ketika kamu lagi seru-serunya wawancara, tiba-tiba suaramu terputus dan pihak pewawancara nggak bisa mendengarkanmu. Duh, awkward banget pasti.

Mungkin sebagian kamu akan berpikir bahwa hal ini adalah hal yang sepele. Tapi, tahu kah, kamu? Hal sepele ini dianggap penting bagi para pewawancara, lho. Masa iya, sih, hal yang sesederhana ini dan sepenting ini bisa missed untuk kamu maintain. Bisa jadi sang pewawancara memiliki pemikiran seperti ini dan kamu dianggap sebagai orang yang lalai dalam menyiapkan sesuatu. Duh, nggak asik banget, kan?

2. Cari background yang nggak heboh

Berbeda ketika kamu melakukan interview secara langsung, kamu nggak perlu mengkhawatirkan bagaimana keadaan dari ruangan tersebut. Namun, kalau kamu melakukan wawancara melalui telepon video, kamu wajib banget, nih, untuk memperhatikan tempatmu melakukan wawancara.

Selain rapi dan bersih, kamu juga harus memperhatikan, background apa yang akan kamu gunakan untuk wawancara. Sebisa mungkin, cobalah untuk cari background yang nggak mencolok atau yang dapat membuat sang pewawancara teralihkan perhatiannya, ya. Kalau bisa, carilah satu tempat di rumahmu atau di luar rumahmu yang memiliki tembok satu warna yang soft atau nggak mencolok.

3. Cari tempat dengan pencahayaan yang baik

Kamu juga wajib, nih, mencari tempat wawancara yang memiliki pencahayaan yang baik. Nah, kamu membutuhkan tempat dengan pencahayaan yang baik dengan tujuan yaitu agar si pewawancara dapat melihatmu dengan jelas.

Kalau pewawancara nggak bisa melihatmu dengan jelas, yang ada si pewawancara nggak bisa menilaimu dengan lanjut. Mereka pun perlu tahu bagaimana caramu berbicara, bagaimana ekspresimu, apakah kamu bisa menahan rasa gugupmu, apakah kamu “memelihara” kontak mata dengannya dan sebagainya. Jadi, sebisa mungkin, carilah tempat yang terang untuk wawancaramu, ya!

4. Pilih angle yang bagus dan pastikan kamu tampil dari kepala hingga ke dada

Ketika kamu melakukan wawancara melalui telepon video, jangan sampai kamu nggak mengirimkan atau nggak memperbolehkan kameramu merekammu, ya. Dengan melakukan hal tersebut, kamu nggak akan terlihat oleh si pewawancara. Padahal, inti dari wawancara melalui video telepin adalah agar si pewawancara dapat memilihatmu.

Maka dari itu, gaes, kamu harus pastikan bahwa kamu muncul di video tersebut, ya. Selain itu, pastikan juga angle kamu di video tersebut bagus dan bisa dilihat oleh si pewawancara. Angle yang harus kamu pastikan ialah kamera merekammu dari depan dan terlihat kepalamu hingga ke bagian dada. Yap, seperti foto formal, ya, gaes!

5. Gunakan pakaian yang rapi

Meskipun kamu nggak bertemu langsung si pewawancara, kamu harus tetap berpakaian rapi dan sopan, ya, gaes. Walau akmu nggak ketemu dengan pewawancara, tapi pewawancara dapat menilaimu dari telepon video.

Jadi, tetap gunakan pakaian yang formal dan rapi, ya. Jangan lupa juga untuk cuci muka dan sisir rambutmu agar terlihat lebih fresh. Buat kamu yang berkerudung, cobalah untuk gunakan kerudung formal, ya!

6. Jangan lakukan apapun ketika wawancara

Mungkin ada yang dari kamu ketika gugup, rasanya ingin memainkan sesuatu, entah itu pulpen, pensil dan yang lainnya. Kalau kamu sedang melakukan wawancara via telepon video, sebaik mungkin jangan lakukan apapun, ya. Karena kamu harus fokus ke si pewawancara.

Jangan juga, gaes, ketika kamu wawancara, kamu malah membuka sosial mediamu atau bahkan membalas chat whatsapp. Duh, jangan gitu, ya. Sebisa mungkin, matikan dulu semua notifikasi media sosialmu, gaes!

7. Jaga kontak mata dengan pewawancara

Yap, kamu juga harus jaga kontak mata dengan si pewawancara, ya, gaes. Ketika kamu mendengarkan pertanyaan atau menjawab pertanyaan sang pewawancara, usahakan matamu tertuju kepada matanya.

Dengan menjaga kontak mata antara kamu dan si pewawancara, dapat membuatmu lebih fokus menjawab pertanyaan sang pewawancara, lho. Kamu juga akan dinilai lebih percaya diri, nggak acuh dan menunjukkan bahwa kamu serius pada wawawancara ini.

8. Tetap jaga gestur tubuh

Meskipun kamu nggak melakukan wawancara langsung, tapi gestur tubuh pun dapat terlihat, kok, ketika kamj melakukan wawancara via telepon video. Siapa bilang wawancara telepon video bisa sesantai itu.

Nah, sebisa mungkin, ketika kamu melakukan wawancara via telepon video, jagalah gestur tubuhmu. Janganlah kamu terlalu tegang atau terlalu santai hingga kamu menyender atau bahkan sambil tiduran, duh, jangan ya.

Sebisa mungkin, cobalah untuk gerakkan tanganmu atau menggerakkan kepalamu untuk menekankan poin-poin yang ingin kamu tekankan pada wawancara tersebut. Dengan gestur tubuh, kamu pun nggak akan terlalu kamu dalam melakukan wawancara lewat telepon video, gaes!

***

Nah, itu dia delapan tips yang wajib banget kamu lakukan ketika melakukan wawancara melalui telepon video. Menurut saya, wawancara melalui telepin video merupakan suatu hal yang lebih sulit dibandingkan wawancara langsung.

Kenapa begitu? Well, ketika saya melakukan wawancara melalui video telepon, meskipun si pewawancara nggak di depan saya langsung, tetapi pewawancara akan lebih fokus dalam memperhatikanmu. Nah, meskipun menurut saya lebih sulit, bukan berarti hal tersebut berlaku padamu juga. Tapi, untuk jaga-jaga agar wawancaramu berjalan dengan lancar, yuk, ikuti kedelapan tips di atas!

sumber: rencanamu.id

Artikel Lainnya

TipsTutorial Rekening Kartu Prakerja

Rekening pada Kartu Prakerja memiliki peranan yang sangat penting untuk menerima insentif. Sebagai Peserta Kartu Prakerja, kamu diwajibkan memiliki rekening bank atau E-Wallet yang tersambung dengan akun Kartu Prakerja kamu. Banyak di antara kalian yang bertanya bagaimana cara menyambungkan rekening bank atau E-Wallet dan juga cara merubah rekening bank atau E-Wallet yang telah di daftarkan …

PanduanSobat Prakerja Sudah Menyelesaikan Pelatihan? Isi Survey Yuk Agar Dapat Insentif Lagi!

Bagi Sobat Prakerja yang telah menerima Kartu Prakerja  dan telah menyelesaikan pelatihan, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja ingin mengevaluasi peran pelatihan yang Anda ikuti melalui Survei Kebekerjaan tahap pertama* Program Kartu Prakerja terkait dengan kondisi kebekerjaan dan kondisi sosial ekonomi Anda.    Untuk menyelesaikan survei ini, Sobat Prakerja akan memerlukan waktu sekitar 20-30 menit dan kami …

PanduanKriteria dan Persyaratan Platform Digital

Syarat Pengajuan Sebagai Mitra Platform Digital Dikelola oleh Pemerintah atau Swasta: Platform Digital yang dikelola oleh swasta wajib berbadan hukum Perseroan Terbatas dan Izin Usaha untuk Platform Digital dan Sertifikat Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) dari Kominfo. Platform Digital yang dikelola oleh lembaga/institusi pemerintah wajib memiliki legalitas berupa antara lain surat keputusan atau surat …

TipsSimak Langkah-langkah menjadi Lembaga Pelatihan Program Kartu Prakerja ini!

Ingin tahu cara menjadi mitra Lembaga Pelatihan Prakerja?  Setiap lembaga pelatihan milik pemerintah, BUMD, BUMN ataupun lembaga pelatihan swasta dapat bergabung menjadi Lembaga Pelatihan Program Kartu Prakerja. Kartu Prakerja tidak membatasi jumlah Lembaga Pelatihan yang ikut dalam program ini, dan terbuka untuk semua.  Pastikan badan usahamu memenuhi kriteria berikut ini: Bagi Lembaga Pelatihan swasta, wajib …