Artikel

Hasil Studi Bank Dunia Tegaskan Inovasi Kartu Prakerja Akselerasi Inklusi Keuangan Digital Indonesia

Hasil Studi Bank Dunia Tegaskan Inovasi Kartu Prakerja Akselerasi Inklusi Keuangan Digital Indonesia

Program Kartu Prakerja yang diluncurkan sejak April 2020 tidak hanya menawarkan skill development sebagai fondasi untuk meraih kesempatan kerja lebih luas, namun juga menjadi sarana transfer dana dari pemerintah ke masyarakat.

Kebijakan ‘physical distancing’ selama pandemi COVID-19 yang menuntut pembatasan interaksi sosial mendorong masyarakat beralih kepada sistem pembayaran digital. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat Indonesia, karena mereka masih awam dan belum banyak tersentuh oleh teknologi, terlebih sebagai alat pembayaran.

Namun, sistem penyaluran insentif Prakerja dengan menggunakan digital end to end serta melalui mekanisme pembayaran Government-to-Person (G2P) langsung kepada penerima membuat masyarakat non-urban ikut mengalami peningkatan literasi dan inklusi keuangan, karena semakin melatih penggunaan sistem pembayaran elektronik.

Fakta ini terungkap dalam diskusi pemaparan hasil studi Bank Dunia dan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) bertajuk “Kartu Prakerja: Indonesia’s Digital Trans

Airlangga Hartarto: Kartu Prakerja Dapat Apresiasi Dunia

Airlangga Hartarto: Kartu Prakerja Dapat Apresiasi Dunia

Wow, Kartu Prakerja mendunia!

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa kisah sukses Program Kartu Prakerja akan diangkat dalam World Economic Forum Davos, Swiss, Mei 2022.


“Program Kartu Prakerja menjadi salah satu topik utama yang akan saya sampaikan saat berbicara pada pertemuan tahunan World Economic Forum di Davos, 22-26 Mei 2022,” jelasnya.

Airlangga memaparkan, Program Kartu Prakerja mendapat banyak pujian karena menjadi salah satu program Pemulihan Ekonomi Nasional yang berhasil dalam merespon cepat dampak sosial ekonomi pandemi Covid-19.

“Sebagai program semi-bansos, Kartu Prakerja tidak hanya membantu para para pekerja yang terkena PHK di masa pandemi, juga meningkatkan keterampilan angkatan kerja, namun secara luas juga ikut melahirkan wirausahawan muda yang tangguh dan membuka lapangan pekerjaan baru,” ungkapnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat penggangguran terbuka dari 6,26 persen pada Februari 2021 turun menjadi 5,83 persen di Februari 2022.

“Dal

Langkah Jitu Memulai Karir dan Bangkit Setelah PHK

Langkah Jitu Memulai Karir dan Bangkit Setelah PHK

Memiliki kompetensi atau hard skill saja tidak cukup untuk meraih kesuksesan. Pada masa di mana persaingan dunia kerja begitu keras seperti saat ini, soft skill memegang peranan tak kalah penting guna menuntun kita ke jalur keberhasilan.

Selain itu, jika ingin sukses dalam dunia kerja, hilangkan ‘toxic’ atau atau pikiran racun, yang membuat kita kerap mengeluh dan cenderung menyalahkan situasi atau orang lain. Orang dengan pikiran toxic akan susah dapat kerja. Jaga mindset tetap bersih. Setiap usaha pasti ada hasilnya. Jangan hanya berpikir kita sendiri yang punya masalah

Pesan-pesan kunci itu disampaikan dalam Live Instagram di IG @prakerja.go.id, kerja bareng Manajemen Pelaksana Prakerja dan Pijar Mahir baru-baru ini.

Dimoderatori Head of Communication Prakerja William Sudhana, diskusi asyik ini menghadirkan dua narasumber yakni Astrid Noviasari Suprapto, recruiter Pijar Indonesia bagian dari Telkom, serta Adhityo Indrasanto, pendiri Sekolah Karir, Top Influencer Linkedin Indonesia dan Inst

Yuk, Belajar Kemampuan Mengelola Waktu bagi Tenaga Perkantoran

Yuk, Belajar Kemampuan Mengelola Waktu bagi Tenaga Perkantoran

Sibuk tidak berarti produktif. Kesibukan hanya identik dengan produktivitas jika menghasilkan sesuatu yang berarti.

Pernyataan itu disampaikan Ike Widyawati Riyaningrum dalam Webinar Kelas Gratis Ramadhan Prakerja bertajuk ‘Kemampuan Mengelola Waktu bagi Tenaga Perkantoran’, kerja sama Prakerja, Pintaria, dan STUDiLMU, Rabu, 27 April 2022.


Pernah dengar yang namanya ‘Paradoks Produktivitas?’

Ike memaparkan, di zaman sekarang ini, menjadi lebih mudah dan sekaligus lebih sulit dari zaman-zaman sebelumnya untuk mencapai produktivitas yang maksimal.

Mengapa dibilang mudah, karena peran kemajuan di era digital berpeluang meningkatkan produktivitas kerja. Teknologi komunikasi, misalnya, berdampak signifikan mempercepat kerja kita.

“Dengan kemajuan komunikasi dan teknologi kita bisa mempermudah kerja, virtual meeting bisa dilakukan tanpa harus menghabiskan waktu menembus kemacetan di jalan,” ungkap fasilitator STUDiLMU lulusan Teknik Kima Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta ini.

Namun, Ike mengingatkan, kemajuan teknolog

Dari Penyusun Desain Jadi Gelandang Lapangan

Dari Penyusun Desain Jadi Gelandang Lapangan

Berbagi posisi dan jenjang karir sudah dilalui Denni Puspa Purbasari. Tapi, baginya, amanat menjadi Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menjadi sebuah pengalaman nan istimewa. Kalau sebelumnya banyak berkutat sebagai penyusun desain kebijakan, kini dirinya langsung menjadi eksekutor di lapangan.

Kesan itu disampaikan Denni pada ‘Start Talks Tokopedia Academy with Executive Director Project Management Office Kartu Prakerja’ bertema ‘Skll Development for Women Empowerment’, Jumat, 22 April 2022.

“It’s totally different. Ibaratnya, dari semula ada di posisi policy analist, policy advisor atau policy maker, kini saya langsung jadi pemain gelandang di lapangan,” kata Denni Purbasari.

Menjalankan amanat Presiden Jokowi pada sebuah program untuk memberikan pelatihan vokasi pada minimal 2 juta angkatan kerja setiap tahun, Denni melakukan sebuah konsep yang sama sekali baru. Temasuk bekerjasama dengan sektor swasta, untuk melayani jutaan orang dari Sabang sampai Merauke.

“Ditambah lagi kondisi pandemi membuat kami men

Tren Dunia Kerja Pascapandemi: Kuasai Kemampuan Digital atau Lewat….

Tren Dunia Kerja Pascapandemi: Kuasai Kemampuan Digital atau Lewat….

Apa saja tren kerja di 2022? Faktanya, banyak pekerjaan yang bermunculan di era digitalisasi. Perikanan ada e-fishery, jualan baju bisa via online, dan berbagai macam jenis pekerjaan yang sebelumnya tak pernah terpikirkan.

Fakta-fakta itu dikupas dalam Live Instagram bertajuk: Tren Dunia Kerja Memasuki Endemi Covid-19 hasil kerja bareng Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja dan PT Qerja Manfaat Bangsa, perusahaan yang menaungi situs layanan kerja Karir.com

Pandemi Covid-19 yang  terjadi dalam beberapa tahun terakhir memberi dampak yang cukup besar dalam dunia usaha. Survei Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase perusahaan terdampak oleh pandemi Covid-19 sebesar 82,85%. Survei tersebut juga menunjukkan bahwa sektor akomodasi dan F&B menjadi yang paling terdampak dengan jumlah persentase 92,47%.

Chief Executive Officer PT Qerja Manfaat Bangsa, Raynata menjelaskan tren dunia kerja memasuki endemi Covid-19 mendorong semakin banyak implementasi teknologi.

Ray menyatakan, virus corona bukan hanya menimbulkan dampak negatif

Ngobrol Santai: Mengapa Personal Branding Penting di 2022?

Ngobrol Santai: Mengapa Personal Branding Penting di 2022?

Pemahaman personal branding seringkali dianggap sebagai sebuah pencitraan bagi khalayak banyak. Untuk itu, sangat penting bagi khalayak untuk memahami bagaimana perspektif membangun personal branding melalui sosial media, berikut metriks yang digunakan di antaranya sentimen positif bagi audiens, likes, comments di dalam kanal sosial media personal maupun bisnis.

Poin penting itu terungkap dalam “Ngobrol Santai: Membangun Personal Branding melalui Sosial Media” yang digelar sebagai kolaborasi Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja dan Lembaga Pelatihan ZenPro.

Live Instagram pada Kamis, 14 April 2022 ini menghadirkan narasumber ahli yakni AVP Marketing ZenPro Ary Mozta, Alumni Program Kartu Prakerja Gelombang 21, Justika, dimoderatori William Sudhana dari Tim Komunikasi Prakerja.

Analogi dalam personal branding itu mengenai bagaimana individu atau brand ingin dilihat orang. Sebagai contoh, di sebuah grup jika satu orang mengakui dirinya menguasai bidang pemasaran, orang-orang cenderung melihat dirinya sebagai orang yang sombong.

“Lain cerita jika sat

Tidak Sama dengan Flexing, Ini 5 Pelajaran Penting tentang Personal Branding

Tidak Sama dengan Flexing, Ini 5 Pelajaran Penting tentang Personal Branding

Istilah personal branding semakin sering terdengar seiring dengan penggunaan media sosial yang semakin lazim untuk memasarkan produk maupun jasa. Tapi apa itu personal branding? Benarkah personal branding memiliki peran yang krusial untuk meningkatkan bisnis Sobat di media sosial?

Dalam sesi IG Live @prakerja.go.id bersama Lembaga Pelatihan ZenPro @zenproid yang mengambil tema “Ngobrol Santai: Membangun Personal Branding melalui Sosial Media” ada beberapa poin penting yang dapat Sobat terapkan dal

Dua Tahun Program Kartu Prakerja, Berpihak dan Melayani Masyarakat Tertinggal

Dua Tahun Program Kartu Prakerja, Berpihak dan Melayani Masyarakat Tertinggal

Dua tahun silam, Gelombang Pertama Program Kartu Prakerja diluncurkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Cipta Kerja Airlangga Hartarto pada 11 April 2020 sebagai respon atas pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sehari sebelumnya.

Hadir di awal pandemi, Prakerja yang awalnya disiapkan pemerintahan periode kedua Presiden Jokowi sebagai program peningkatan kompetensi angkatan kerja kemudian juga ditujukan sebagai instrumen perlindungan sosial untuk membantu kesulitan masyarakat akibat COVID-19.

Dua tahun berselang, program Prakerja menjangkau lebih dari 11,7 juta penerima manfaat dengan 26 gelombang yang telah dibuka hingga saat ini.

Bertepatan dengan dua tahun pelaksanaan program, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja menggelar acara selama dua hari di Gunungsitoli, Nias, Sumatera Utara pada 11-12 April 2022.

Saat menyampaikan sambutan secara virtual pada ‘Temu Muka Penerima Kartu Prakerja’ di Nias, 12 April 2022, Airlangga Hartarto mengungkapkan, Program Kartu Prakerja diiniasi untuk memulihkan ekonomi, meningka

Lebih Kreatif di Era Gig Economy, Jokowi dan Kartu Prakerja Ajak Milenial Naik Kelas

Lebih Kreatif di Era Gig Economy, Jokowi dan Kartu Prakerja Ajak Milenial Naik Kelas

Presiden Joko Widodo berpesan agar Generasi Milenial dan Generasi Z harus memiliki tiga kemampuan atau kompetensi penting, yakni melek finansial, menguasai keahlian digital (digital savvy), serta mahir berwirausaha.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat membuka ‘Pekan Milenial Naik Kelas’ di Jakarta, Selasa, 5 April 2022.

Selain melek finansial dan penguasaan keahlian digital, Presiden Jokowi menegaskan, mahir berwirausaha semakin penting dan menantang karena bangsa ini membutuhkan lebih banyak wirausahawan sehingga anak muda tidak menggantungkan diri pada lapangan kerja, namun sebaliknya mampu membuka lapangan kerja baru untuk menyejahterakan masyarakat di sekitarnya.

Skill untuk berwirausaha ini sesuai dengan karakter kaum muda yang semangat kreatif dan berani mengambil risiko, lincah, mudah beradaptasi, serta menyukai hal-hal baru.

“Pemerintah mendukung akses modal bagi milenial untuk mendukung kaum muda agar siap berwirausaha dan siap bekerja, salah satunya melalui program Kartu Prakerja,” kata Presiden Jokowi.

Sinergi Prakerja-Bencoolen Tingkatkan Kompetensi Angkatan Kerja Indonesia

Sinergi Prakerja-Bencoolen Tingkatkan Kompetensi Angkatan Kerja Indonesia

Indonesia merupakan negara besar dengan dua potensi besar, yakni potensi sumber daya alam dan potensi sumber daya manusia. Khusus potensi sumber daya alam akan cepat habis, saat kita keruk dan ambil terus sumbernya.

Namun, kekayaan sumber daya manusia akan lebih kekal dan bermanfaat, terutama jika kita benar-benar mengembangkan potensi sumber daya manusia itu dengan meningkatkan kualitas kompetensinya.

Penegasan itu disampaikan Direktur Komunikasi, Kemitraan dan Pengembangan Ekosistem Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Sumarna F. Abdurahman saat menjadi narasumber Live Instagram kerja bareng Prakerja-Bencoolen Coffee bertopik
‘Peluang Kerja & Usaha Kopi Modal Minim Pasca Pandemi’, Kamis, 31 Maret 2022.

“Tahun-tahun ini kita memasuki masa yang disebut ‘Bonus Demografi’, di mana jumlah tenaga kerja produktif lebih besar daripada penduduk non produktif,” kata Sumarna.

Mantan Kepala Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ini mengingatkan, tersedianya aneka pelatihan berkualitas menjadi kunci untuk mengelola dan mengembangkan sumber daya

Pesan Sandiaga Uno pada Pemenang Kompetisi Film Pendek Kartu Prakerja: Terus Berkarya, Bantu Pemulihan Ekonomi Lewat Industri Kreatif

Pesan Sandiaga Uno pada Pemenang Kompetisi Film Pendek Kartu Prakerja: Terus Berkarya, Bantu Pemulihan Ekonomi Lewat Industri Kreatif

Dampak Pandemi Covid-19 terasa luar biasa, termasuk pada sektor industri kreatif, khususnya dunia film nasional. Apalagi, sektor film merupakan industri yang menyerap tenaga kerja sangat besar, khususnya tenaga kerja baru, berkualitas dan kreatif.

Pesan itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat memberikan motivasi kepada 10 pemenang Kompetisi Film Pendek Program Kartu Prakerja.

“Tenaga kerja yang terlibat secara langsung di industri ini mencapai 16.500 orang, dengan setiap produksi film menyerap 200-300 pekerja,” urai Sandiaga.

Sandiaga berharap, kompetisi film pendek semacam ini dapat mempercepat kebangkitan industri film serta memperbaiki ekosistem film Indonesia.

“Saya ucapkan selamat dan sukses kepada 10 pemenang Kompetisi Film Pendek Kartu Prakerja. Mari semangat berkarya, terus belajar, dan jangan menyerah meraih cita-cita,” kata Sandiaga.

Karena itu, ia mengajak sineas muda film Indonesia untuk memanfaatkan momentum yang sangat baik, yakni makin terkendalinya pandemi serta berkembangnya digital eko

  • First
  • Previous
  • 1(current)
  • 2
  • 3
  • Next
  • Last

Yuk, persiapkan masa depanmu bersama-sama!

Daftar Sekarang

Halo, Sobat Prakerja.

Pilih menu berikut

Live Chat FeatureForm PengaduanHubungi Kami