Daftar Publikasi

APEC Economic Policy Report 2021 – Case Studies

Laporan Kebijakan Ekonomi APEC (AEPR) tahun 2021, yang mencakup studi kasus, membahas topik Reformasi Struktural dan Pekerjaan Masa Depan. Secara khusus, laporan ini juga membahas dampak yang signifikan dan pelajaran penting dari Kebijakan Kartu Prakerja. Meskipun Program Kartu Prakerja baru diluncurkan tahun 2020, ada beberapa pelajaran positif yang dapat diambil: Pertama, kerangka kelembagaan. Program Kartu Prakerja merupakan kerjasama 14 kementerian dan swasta. Program ini telah mengembangkan bentuk baru kemitraan antara pemerintah dan swasta sektor yang mendorong pembagian tanggung jawab. Kedua, mendorong persaingan yang sehat. Program ini mendorong penyedia layanan untuk memberikan layanan terbaik dengan menerapkan sistem kurasi. Penerima juga dapat memilih sendiri digital platform, penyedia pelatihan, pelatihan, dan sistem pembayaran serta memberikan umpan balik dan ulasan melalui survei penilaian dan evaluasi. ... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanInggris

Laporan Program Kartu Prakerja dalam Sakernas BPS Februari 2022

Laporan ini menyajikan temuan BPS pada Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada bulan Februari 2022 kepada 75 ribu rumah tangga di Indonesia yang tersebar secara proporsional hingga level provinsi. Survei ini menemukan bahwa 84,18% penerima Program Kartu Prakerja yang menyelesaikan pelatihan menganggap Program Kartu Prakerja meningkatkan keterampilan kerja. Selain itu, 86,75% Penerima Program Kartu Prakerja menggunakan insentif pasca pelatihan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan 33,84% penerima menggunakan insentif pasca pelatihan untuk modal usaha. ... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasa

Buku Laporan Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja 2021

Selama tahun 2021, sebanyak 5,9 juta orang ditetapkan menjadi Penerima Kartu Prakerja yang tersebar di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota. Tahun 2021 menjadi milestone penting dalam Program Kartu Prakerja karena siklus evaluasi program secara utuh mulai dari input - process – output - outcome - impact telah terlaksana. Dengan keluarnya hasil riset impact evaluation dari Abdul Latif Jameel Poverty Action Lab Southeast Asia (J-PAL SEA) dan Presisi Indonesia, Program Kartu Prakerja terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi, produktivitas, daya saing, kewirausahaan, dan pendapatan para Penerima Kartu Prakerja. Selain itu, Program Kartu Prakerja juga terbukti memberikan dampak positif dalam aspek ketahanan pangan, ketahanan finansial, serta inklusi keuangan. Bukti ilmiah tersebut memperlihatkan bahwa Program Kartu Prakerja berhasil menjalankan misi gandanya di masa pandemi, yakni meningkatkan keterampilan sekaligus memberikan bansos. ... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasaInggris

Ringkasan Eksekutif Kajian Kartu Prakerja 2022 oleh Bank Dunia dan TNP2K

Laporan ini menyajikan temuan dari kajian transformasi digital dan terobosan inklusi keuangan Kartu Prakerja yang dilakukan oleh Bank Dunia dan Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Penelitian tentang Kartu Prakerja ini menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Survei telepon dilakukan oleh SurveyMETER pada 6-25 Oktober 2021 kepada 1.000 penerima Kartu Prakerja di 50 kecamatan yang tersebar di 50 kabupaten dan 25 provinsi. Sebagai tambahan, tim peneliti juga melakukan diskusi kelompok terpumpun dan wawancara mendalam dengan beberapa kelompok penerima manfaat Kartu Prakerja. Kajian Bank Dunia dan TNP2K ini menemukan bahwa Pengalaman Kartu Prakerja memberikan banyak pembelajaran penting dalam pemutakhiran mekanisme pembayaran Government-to-Person (G2P) di Indonesia. Menurut studi ini, Kartu Prakerja adalah program pemerintah pertama yang mengimplementasikan sistem pembayaran G2P yang terpusat pada penerima dengan memperkenalkan beberapa inovasi baru. Inovasi Kartu Prakerja termasuk implementasi program 100% secara digital end-to-end yang dimulai dari onboarding sampai pembayaran insentif. Hal ini mendukung pembayaran G2P skala besar secara cepat dan transparan. Kartu Prakerja juga memampukan penerima manfaat untuk memilih rekening transaksi terbaik yang mereka inginkan, berdasarkan pertimbangan lokasi, jangkauan layanan, dll. Perluasan opsi penyedia rekening, termasuk beberapa penyedia uang elektronik, juga mengizinkan ada kompetisi antara Lembaga Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang dapat mendorong inovasi dan perbaikan layanan. Selain itu, Kartu Prakerja telah memberikan peluang yang lebih baik bagi penerima manfaat untuk mengakses Layanan Keuangan Digital. ... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasaInggris
Lihat WebinarTonton Video

Ringkasan Eksekutif Evaluasi Dampak Program Kartu Prakerja sebagai Program Pemulihan COVID-19 oleh Presisi Indonesia 2022 (Bahasa & English)

Laporan ini menyajikan temuan Studi Evaluasi Dampak Program Kartu Prakerja sebagai Program Pemulihan COVID-19, yang dilakukan Presisi Indonesia, bekerja sama dengan Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Pemerintah Jepang, dan UNDP Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui survei online terhadap 2.156 individu, yang terdiri dari kelompok penerima dan non-penerima, pada tanggal 24 September-1 November 2021. Response rate studi ini sebesar 11% dan margin of error 3%. Studi ini juga dilengkapi analisis kualitatif berdasarkan 188 wawancara mendalam dengan berbagai stakeholders di dalam Ekosistem Kartu Prakerja. Temuan utama dari studi ini adalah sebagai berikut: Kartu Prakerja dapat meningkatkan kompetensi penerima (relatif terhadap non-penerima) sebesar 74 poin persentase/pp (2,2%), produktivitas 24 pp (2,7%), daya saing kerja 67 pp (3,8%), dan keterampilan kewirausahaan 177 pp (48,5%); Kartu Prakerja juga terbukti meningkatkan upah (17-21%). Selain itu, Kartu Prakerja mampu meningkatkan inklusi keuangan dan pemberdayaan perempuan. Terdapat 80 persen penerima manfaat membuka rekening bank atau e-wallet pertama kali ketika mereka menjadi Penerima Kartu Prakerja. Perempuan penerima manfaat Kartu Prakerja terbukti meningkatkan kompetensinya sebesar 96 pp (2,9%) lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan non-penerima. Sebagai program pemulihan COVID-19, Kartu Prakerja juga berhasil melakukan perannya sebagai bantuan sosial karena kelompok pendapatan miskin paling banyak menikmati manfaat. ... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasaInggris
Lihat WebinarTonton Video

Ringkasan Eksekutif Kajian Evaluasi Dampak Kartu Prakerja oleh J-PAL SEA 2021 (Bahasa & English)

Laporan ini menyajikan temuan awal dari Kajian Evaluasi Dampak Kartu Prakerja yang dilakukan oleh Abdul Latif Jameel Poverty Action Lab (J-PAL SEA), yang bernaung di bawah LPEM FEB UI. Salah satu instrumen evaluasi dampak ini adalah Survei Endline, yang menerima respons dari 47.750 orang penerima dan non-penerima Kartu Prakerja selama periode 16 Agustus - 21 Oktober 2021. Kajian J-PAL SEA menemukan bahwa Program Kartu Prakerja terbukti mampu memberikan setidaknya empat dampak positif bagi penerimanya, yakni dari sisi kebekerjaan, pelatihan dan kompetensi, ketahanan pangan dan layanan keuangan. Berdasarkan hasil kajian tersebut, Penerima Kartu Prakerja memiliki peluang lebih tinggi untuk memiliki usaha sendiri (sebesar 30%), memulai pekerjaan baru (18%), dan meningkatkan pendapatan bulanan sebesar Rp 122.500, dibandingkan Non-Penerima. Penerima Program Kartu Prakerja juga memiliki peluang lebih tinggi (119,4%) untuk mengikuti pelatihan dibandingkan Non-Penerima. Lebih dari itu, Program Kartu Prakerja meningkatkan ketahanan pangan (6%) dan inklusi keuangan (53%) untuk penerimanya. ... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasaInggris
Lihat WebinarTonton Video

Laporan Gender Insights COVID-19 Digital Merchant Survey Bank Dunia 2021 (Bahasa & English)

Laporan ini menyajikan temuan dari Gender Insights COVID-19 Digital Merchant Survey Bank Dunia kepada 15.238 responden pelaku usaha digital di e-marketplace Shopee selama periode 21-25 Desember 2020. Survei Bank Dunia tersebut menemukan bahwa penerima Program Kartu Prakerja memiliki fleksibilitas dalam mengalokasikan manfaat yang diterima baik untuk modal, konsumsi maupun tabungan, apabila dibandingkan dengan program lain. Fleksibilitas ini dapat dilihat sebagai indikasi bahwa di level individu, manfaat yang diterima pedagang online penerima bantuan tunai pemerintah dapat dialokasikan secara optimal berdasarkan kebutuhan individu masing-masing. Selain itu, di antara pedagang online yang menerima Program Kartu Prakerja, tidak ada perbedaan signifikan antara proporsi pedagang laki-laki dan pedagang perempuan yang menerima bantuan. ... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasaInggris

Laporan Program Kartu Prakerja dalam Sakernas BPS Agustus 2021

Laporan ini menyajikan temuan BPS pada Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada bulan Agustus 2021 kepada 300 ribu rumah tangga di Indonesia yang tersebar secara proporsional hingga level kabupaten/kota. Survei ini menemukan bahwa 87,22% penerima Program Kartu Prakerja yang menyelesaikan pelatihan menganggap Program Kartu Prakerja meningkatkan keterampilan kerja mereka. Selain itu, 83,33% Penerima Program Kartu Prakerja menggunakan insentif pasca pelatihan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan 34,15% Penerima Program Kartu Prakerja menggunakan insentif pasca pelatihan untuk modal usaha.... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasa

Laporan Survei Ipsos Juni 2021 terkait Bantuan Pemerintah selama pandemi Covid-19

Laporan ini menyajikan temuan Survei Ipsos kepada 500 responden di Indonesia dari 20 kota selama periode 16-24 Juni 2021. Survei ini menemukan bahwa Program Kartu Prakerja adalah program bantuan pemerintah di masa pandemi yang paling banyak diterima responden (24%) dan paling bermanfaat (35%).... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasa

Laporan Program Kartu Prakerja dalam Sakernas BPS Februari 2021

Laporan ini menyajikan temuan BPS pada Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada bulan Februari 2021 kepada 75 ribu rumah tangga di Indonesia yang tersebar secara proporsional hingga level provinsi. Survei ini menemukan bahwa 90,97% penerima Program Kartu Prakerja yang menyelesaikan pelatihan menganggap Program Kartu Prakerja meningkatkan keterampilan kerja. Selain itu, 83,79% Penerima Program Kartu Prakerja menggunakan insentif pasca pelatihan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan 28,48% penerima menggunakan insentif pasca pelatihan untuk modal usaha. ... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasa

Laporan Program Kartu Prakerja dalam Sakernas BPS Agustus 2020

Laporan ini menyajikan temuan BPS pada Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada bulan Agustus 2020 kepada 300 ribu rumah tangga di Indonesia yang tersebar secara proporsional hingga level kabupaten/kota. Survei ini menemukan bahwa 88,92% penerima Program Kartu Prakerja yang menyelesaikan pelatihan menganggap Program Kartu Prakerja meningkatkan keterampilan kerja mereka. Selain itu, 81,24% Penerima Program Kartu Prakerja menggunakan insentif pasca pelatihan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan 23,47% Penerima Program Kartu Prakerja menggunakan insentif pasca pelatihan untuk modal usaha. ... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasa

Program Kartu Prakerja Policy Brief, Edisi 2, 2021

Policy Brief ini menunjukkan beberapa temuan utama dari Survei Evaluasi 1-3 yang diselenggarakan oleh Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja pada tahun 2020 yang diberikan dikirimkan kepada semua Penerima Kartu Prakerja setelah menyelesaikan keseluruhan user’s journey. Hasilnya adalah, Penerima Kartu Prakerja mayoritas belum pernah mendapatkan pelatihan bersertifikat sebelumnya. Penerima Kartu Prakerja mengatakan mendapatkan pengalaman positif dan manfaat dari pelatihan Prakerja dan sebagian dari mereka mampu mempertahankan status kerja mereka atau mengubah status kebekerjaan mereka dari menganggur menjadi bekerja.... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasaInggris

Program Kartu Prakerja Policy Brief, Edisi 1, 2021

Policy Brief ini menunjukkan beberapa temuan utama dari Survei Evaluasi 1-3 yang diselenggarakan oleh Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja pada tahun 2020 yang diberikan kepada semua Penerima Kartu Prakerja setelah menyelesaikan keseluruhan user’s journey. Hasilnya adalah, Program Kartu Prakerja mampu menjangkau kelompok marjinal, meningkatkan kompetensi, produktivitas dan daya saing, menopang konsumsi, dan memantik kewirausahaan para penerima manfaat.... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasaInggris

Laporan Survei CSIS Indonesia 2021

Laporan ini menyajikan temuan dari hasil survei CSIS Indonesia kepada 2.000 responden penerima Program Kartu Prakerja tahun 2020 selama periode 27 Juli - 2 Agustus 2021. Survei CSIS Indonesia tersebut menemukan sebanyak 86,7% penerima menggunakan insentif pasca pelatihan untuk membeli sembako/bahan pangan dan 42,4% untuk menambah modal usaha. Terjadi peningkatan status kebekerjaan dan jumlah pelaku digital setelah mengikuti Program Kartu Prakerja. Tingkat kepuasan terhadap pelayanan terhadap Program Kartu Prakerja stabil di atas 95%.... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasa
Lihat WebinarTonton Video

Infografis Survei Digital merchant Bank Dunia - Shopee 2021

Infografis ini menyajikan temuan dari Survei Digital Merchant Bank Dunia kepada 15.238 responden pelaku usaha digital di dalam e-marketplace Shopee selama periode 21-25 Desember 2020. Survey Bank Dunia tersebut menemukan bahwa dari jumlah pedagang online yang menerima bantuan tunai pemerintah, sebanyak 51% menerimanya melalui Program Kartu Prakerja dan mayoritas adalah pedagang mikro dan kecil. Program Kartu Prakerja juga membantu hal yang paling dibutuhkan oleh mereka, yaitu pelatihan, pengetahuan dan keterampilan digital.... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasa

Laporan Survei Digital Merchant Bank Dunia - Shopee 2021

Laporan ini menyajikan temuan dari Survei Digital Merchant Bank Dunia kepada 15.238 responden pelaku usaha digital di e-marketplace Shopee selama periode 21-25 Desember 2020. Survey Bank Dunia tersebut menemukan sebanyak 51% pedagang online penerima bantuan tunai pemerintah, mendapatkan bantuannya dari Program Kartu Prakerja. Mereka ini mayoritas adalah pedagang mikro dan kecil. Program Kartu Prakerja juga membantu hal yang paling dibutuhkan oleh mereka, yaitu pelatihan, pengetahuan dan keterampilan digital.... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasa

Policy Brief Survei Digital Merchant Bank Dunia - Bukalapak 2020

Policy Brief ini menyajikan temuan Survei Digital Merchant Bank Dunia kepada 1.020 pelaku usaha digital di e-marketplace Bukalapak selama periode 20 Mei hingga 27 Juni 2020. Survei ini menunjukkan bahwa bagi pedagang yang pernah menerima program pemerintah, sebagian besar pedagang menerimanya dalam bentuk Program Bantuan Tunai termasuk diantaranya melalui Kartu Prakerja.... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasa

Laporan Survei Digital Merchant Bank Dunia - Bukalapak 2020

Laporan ini menyajikan temuan Survei Digital Merchant Bank Dunia kepada 1.020 pelaku usaha digital di e-marketplace Bukalapak selama periode 20 Mei hingga 27 Juni 2020. Survei ini menunjukkan bahwa bagi pedagang yang pernah menerima program bantuan tunai pemerintah, terdapat 26% yang menerimanya melalui Program Kartu Prakerja.... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasa

Ringkasan Eksekutif Telesurvei Cyrus Network 2021

Cyrus Network melakukan telesurvei kepada 2000 Penerima Kartu Prakerja mengenai persepsi terhadap Program Kartu Prakerja. Hasil survei menyatakan Penerima Kartu Prakerja puas dengan kualitas Program Kartu Prakerja yang dinilai mampu meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan daya saing.... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasa
Lihat WebinarTonton Video

Buku Laporan Manajemen 2020

Selama tahun 2020, sebanyak 43,8 juta orang telah mendaftar Program Kartu Prakerja dan 5,5 juta orang diantaranya ditetapkan menjadi Penerima Kartu Prakerja yang sebagian besar mendapatkan peningkatan kompetensi dan terbantu kebutuhan hidupnya semasa pandemi.... Tampilkan Lebih Banyak

Unduh LaporanBahasaInggris

Yuk, persiapkan masa depanmu bersama-sama!

Daftar Sekarang

Halo, Sobat Prakerja.

Pilih menu berikut

Live Chat FeatureForm PengaduanHubungi Kami